Meningkatkan Aktivitas Keterampilan Motorik Halus Menggunakan Model PjBL, Explicit Instruction dan Media Hibes Pada Anak Kelompok B
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada masalah keterampilan motorik halus yang rendah pada anak-anak, khususnya dalam aktivitas seperti memotong mengikuti pola dan menempel dengan akurat dan rapi. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas yang mendukung perkembangan motorik halus, serta media pembelajaran yang terbatas, yang cenderung monoton dan satu arah, sehingga mengurangi keterlibatan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas guru dan anak, serta menilai pencapaian perkembangan kemampuan motorik halus anak, khususnya melalui kegiatan memotong dan menempel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru berada pada tingkat Sangat Baik, aktivitas anak tergolong dalam kategori Semua Anak Aktif, dan perkembangan motorik halus anak termasuk dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan model Project Based Learning dan Explicit Instruction yang dipadukan dengan penggunaan media Hibes (hiasan dinding dari bahan bekas) secara efektif mampu meningkatkan keterlibatan guru, partisipasi anak, serta kemampuan motorik halus mereka. Pendekatan ini bisa menjadi salah satu opsi alternatif dalam merancang pembelajaran yang mendukung perkembangan motorik halus anak.
Keywords:
Explicit Instruction, Media Hibes, Motorik Halus, Project Based LearningDOI:
https://doi.org/10.71049/py8ykg83Downloads
References
Alfiah, S. (2021). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam (TK Dharma Wanita Kleten 2 Jogorogo Ngawi Tahun Ajaran 2018/2019). Journal Of Modern Early Childhood Education, 1(1) , 55-63.
Astutik, S., Subiki, & Singgih Bektiarso. (2021). Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SMAN Panarukan Situbondo. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 54–62. https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i1.5
Azizi, N. N. (2020). Mengembangkan Kreativitas Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Ekstrakurikuler Kriya di PAUD Islam Makarima Pada Tahun 2020/2021. Doctoral dissertation, IAIN Surakarta, 50-62.
Fatmawati , I. (2021). Peran Guru Dalam Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 20-37.
Halawa, E. S. (2021). Penerapan Model Project Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Anak Usia Dini Melalui Media Komik di II SD Negeri Hiliweto Gido. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 201-208.
Indah, & Purwanti, R. (2022). Meningkatkan Kreativitas Anak Menggunakan Model Explicit Instruction, Metode Pemberian Tugas dan Media Bahan Alam. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 2(3), 31-39.
Kafi, L., Sabarudin, Asnil, Ritonga, A., Ibrahim, A. A., & Ilahi, R. (2023). Keterampilan dasar guru dalam pembelajaran pendidikan agama islam. Risalah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(2), 567-582.
Khadijah, & Amelia, N. (2020). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Khadijah, & Zahraini, N. (2021). Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Teori dan Strateginya. Medan: CV. Merdeka Kreasi Group.
Nidawati. (2020). Penerapan Peran dan Fungsi Guru Dalam Kegiatan Pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 9(2), 2-12.
Rezkya, J., & Faqihatuddiniyah. (2024). Mengembangkan Motorik Halus (Menggunting) Menggunakan Model Dorect Instruction dan Media Gambar Pada TK Kelompok B. Jikad (Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini, 4(1), 40–49.
Rofi'ah , U. A., & Fatonah, S. (2021). Asesmen Perkebambangan Anak Usia 4-5 Tahun pada Masa Covid-19 . Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 31-56.
Rusandi, & Rusli, M. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Jurnal pendidikan dan studi islam, 2(1), 49-58.
Salsabilla, A. G., & Wahyudi, M. D. (2024). Mengembangkan Aspek Sosial Emosional Anak Menggunakan Model Cooperative Learning, Metode Bercerita, Metode Reward And Punishment. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (Jikad), 4(1), 31-39.
Sarah, S., Darmiyati, & Mujiyat. (2023). Teacher’s innovation in improving children’s cognitive aspect. E-Chief Journal (Early Childhood a nd Family Parenting Journal, 3(2), 9-17.
Syarifah, A. (2022). Mengembangkan Motorik Halus Anak Prasekolah Dengan Paper Toys. Jakarta: Gramedia.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Junal pendidikan tambusai, 7(1), 2898-2900.
Zulfatunnisa, S., & Maknun, L. (2022). Pentingnya peran guru dalam proses pembelajaran . Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 7 (2), 199-203.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Raudatul Khairida, Faqihatuddiniyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Pernyataan Lisensi
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







