Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Teknik Mozaik Pada Anak Usia Dini
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui teknik mozaik pada anak kelompok B di TK Islam Al Ikhsan Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari empat pertemuan. Desain PTK terdiri atas empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Islam Al Ikhsan Kota Palopo yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan melalui kegiatan yang menggunakan teknik mozaik. Hal ini terlihat dari persentase peningkatan yang diperoleh, yaitu pada pra-siklus sebesar 32,08%, meningkat pada siklus I menjadi 52,5%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85,41%. Penggunaan teknik mozaik dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak.
Keywords:
Anak Usia Dini, Kemampuan Motorik Halus, Teknik MozaikDOI:
https://doi.org/10.71049/r8em4z47Downloads
References
Chen, X., & Ma, L. (2023). Interactive touchscreen activities and their influence on preschoolers’ fine motor development. Early Childhood Education Journal, 51(1), 45–59. https://doi.org/10.1007/s10643-022-01345-9
Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2006). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (6th ed.). McGraw-Hill.
Halsis, P. K. (2020). Pengembangan Model Permainan Cooking Class Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Yalpi Jaya Makassar. Tunals Cendekia: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 172–183.
Julfa, J. (2022). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Praktik Membuat Mozaik (Penelitian Tindakan Kelas di PAUD Miftahul Huda Cirebon). Challenge Think Journal, 1(3), 272–280.
Kharizmi, M., & Hanum, K. (2019). Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Teknik Mozaik Pada Kelompok A (4–5 Tahun) di TK Tunas Harapan Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. JUPENDAS: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2).
Nurhidayah, S., Rahman, A., & Yuliani, D. (2020). Implementasi Pendekatan Montessori Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 110–120.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. (2014). Berita Negara Republik Indonesia, Lampiran I, h. 28–29.
Putri, F. R., Rudiyanto, R., & Arya, I. G. K. (2019). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, 14(1).
Rahmawati, I., & Yuliana, R. (2024). Outdoor Learning Untuk Pengembangan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun. Jurnal PAUD dan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 77–89.
Rohman, N., & Tanjung, B. J. (2022). Upaya Meningkatkan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mozaik Pada Anak Kelompok A TK Al Hidayah Cengkareng Jakarta Barat. Jurnal Pendidikan dan Bisnis, 3(2).
Setiawati, R., & Mahmud, A. (2022). Efektivitas Penggunaan Media Edukatif Buatan Sendiri Dalam Stimulasi Motorik Halus Anak Kelompok B TK. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(3), 215–224.
Siralit, M. (2022). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun Dengan Menggunakan Teknik Mozaik di TKQ Al Falah Kabupaten Bekasi. Wildan: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran STAI Bani Saleh, 1(1), 36–49.
Siti, L. (2021). Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Teknik Mozaik Pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Kemala Sukarame Bandar Lampung (Skripsi tidak diterbitkan). UIN Raden Intan Lampung.
Suryati, E., Ridwan, R., & Salri, F. N. (2022). Meningkatkan Perkembangan Kemandirian Anak Dengan Permainan Balon Huruf di Taman Kanak-Kanak PKK Bungai Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun. UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.
Tarigan, S. P. B. (2022). Pengaruh Teknik Mozaik Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun di PAUD Bahari Sarinembah. Universitas Negeri Medan.
Wang, L., Zhang, Y., & Lee, K. (2021). Manipulative play and fine motor development in early childhood: Evidence from a longitudinal study. Child Development Research, 2021, 1–10. https://doi.org/10.1155/2021/6678904
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Intan Sari, Fatmaridah Sabani , Rifa’ah Mahmudah Bulu’, Lisa Aditya Dwiwansyah Musa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Pernyataan Lisensi
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







