Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Teknik Mozaik Menggunakan Bahan Alam Pada Anak Usia 5-6 Tahun
Abstract
This research aims to determine how to improve the fine motor skills of children aged 5-6 years at TKIT Waladun Shalih. The type of research used is classroom action research, with two cycles, namely cycle I consisting of 4 meetings and cycle II consisting of 4 meetings. The subjects of this research were teachers and children aged 5-6 years at TKIT Waladun Shalih, consisting of 2 teachers and 16 children consisting of 10 boys and 6 girls. The problem solving method used in the teaching and learning process in offline learning is the mosaic technique using natural materials, using interview research instruments, observation and documentation. The data analysis technique was carried out descriptively quantitatively. The research results show that there is an increase in fine motor skills. The improvement in fine motor skills can be seen based on scores in the initial or pre-action conditions with 11 children in the not yet developing category, and 5 children in the beginning to develop category. Then in the first cycle there was an increase with 5 children in the not yet developing category, then in the starting to develop category there were 7 children, and in the developing according to expectations category there were 4 children. And the increase that occurred in cycle II with the category developing according to expectations was 6 children, and in the very well developing category there were 10 children. The success of this research is determined by the child's score which shows that the child's learning outcomes have improved.
Keywords:
Fine Motor, Mosaic, Early ChildhoodDOI:
https://doi.org/10.71049/sapr3y94Downloads
References
Abdullah, R. H. (2019). Ilmu pendidikan: Konsep, teori dan aplikasinya. Medan: Lpppi.
Afifa, T. S., Sumardi, & Mulyadi, S. (2020). Meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan montase pada anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 4(2), 358-368.
Andriani, J., & Daeyati, M. E. (2021). Pengaruh penggunaan APE puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini: Studi literatur. Jurnal Research in Early Childhood Education and Parenting, 2(1), 30-37.
Azizah, N. A., & Mulyana, E. H. (2022). Heri Yusuf Muslihin, bagaimana peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui teknik mozaik usia 5-6 tahun. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2).
Indonesia, Presiden Republik. (2006). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Kharizmi, M., & Hanum, K. (2019). Upaya peningkatan motorik halus melalui teknik mozaik pada kelompok A (4-5 tahun) di TK Tunas Harapan Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2).
Lestari, N., Astawa, I. M. S., & Tahir, M. (2023). Implementasi teknik mozaik dalam mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Journal of Classroom Action Research, 5(1), 121-126.
Mushthafa, M., Basyir, H., Haidar, H., & Isma’il, A. A. (2016). Tafsir Muyassar (Jilid 1, Jus 1, Cet 1). R. Tsani 1437 H.
Pamungkas, M. S. H., Rahman, T., & Infrantini, L. D. (2023). Pengaruh permainan playdough terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 51.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. (2014).
Rati, N., Suyono, H., & Maryanti. (2021). Upaya meningkatkan kemampuan koordinasi mata dan tangan dengan teknik mozaik anak kelompok B 1 TK Aba I Imogiri. Jurnal Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru FKIP Universitas Ahmad Dahlan, 1(1).
Saputra, N., Zanty, L. S., et al. (2021). Penelitian tindakan kelas (Edisi 1). Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Saripuddin, A. (2019). Analisis tumbuh kembang anak ditinjau dari aspek perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Studi Gender dan Anak, 1(1), 114-130.
Sugiono. (2016). Metode penelitian pendidikan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (26th ed.). Bandung: Alfabeta.
Suryadin, A., & Wahyuningsih, E. T. (2023). Perkembangan kemampuan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Agama Islam, 6(1).
Susanti, S. M., Sari, L., & Kurniati, A. (2021). Stimulasi kemampuan sosial anak usia dini 5-6 tahun melalui kegiatan mozaik dari kulit jagung di TK Pembina Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jurnal Lentera Anak Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 19-24.
Tanto, O. D., & Sufyana, A. H. (2020). Stimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini dalam seni tradisional tata sungging. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 577.
Yusuf, M., & Jurniati. (2018). Pengaruh pendidikan bagi perkembangan anak usia dini. Jurnal Tunas Cendekia, 1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Musripa Musripa, Fatmaridah Sabani, Subhan, Rifa’ah Mahmudah Bulu', Eka Poppi Hutami (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Pernyataan Lisensi
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







