Media Digital dan Perkembangan Emosional Anak Usia Dini: Systematic Literature Review dalam Perspektif Teori Pembelajaran Sosial Bandura
Abstract
Perkembangan emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh lingkungan terdekat, termasuk meningkatnya paparan media digital yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak. Namun, terjadi kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana media digital memengaruhi perkembangan emosi anak jika dikaitkan dengan kerangka teori pembelajaran sosial Albert Bandura. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis temuan empiris mengenai hubungan antara media digital dan emosi anak usia dini dengan meninjau mekanisme modelling, atensi, retensi, reproduksi, dan motivasi sebagai proses utama yang memediasi pengaruh media. Menggunakan metode systematic literature review, sebanyak 43 artikel dari tahun 2019–2025 ditelusuri dan diseleksi hingga menghasilkan 12 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Temuan utama menunjukkan bahwa media digital memberikan pengaruh negatif dan positif jangka panjang terhadap perkembangan emosional anak. Pengaruh negatif terjadi ketika media digunakan secara berlebihan dan tanpa pendampingan yang baik, berdampak pada kesulitan regulasi emosi, tantrum, kemarahan, hingga kecanduan. Sebaliknya, pengaruh positif ditemukan ketika anak menonton konten edukatif dengan batasan waktu yang bijak, didampingi aktif, dan disertai modeling yang baik oleh orang tua, yang akan memicu motivasi positif dan menjadikan media digital sebagai media pembelajaran. Implikasi kajian ini menekankan urgensi penguatan literasi digital bagi orangtua, penerapan regulasi pembatasan penggunaan gawai dan televisi di lingkungan rumah, serta optimalisasi aktivitas bermain edukatif bersama keluarga sebagai upaya mendukung perkembangan emosi, mental, fisik anak secara menyeluruh.
Keywords:
Anak Usia Dini, Media Digital, Perkembangan Emosional, Systematic Literature Review, Teori Pembelajaran SosialDOI:
https://doi.org/10.71049/m4wnpj67Downloads
References
Apriani, H., Sumardi, & Elan. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional anak usia 5–6 tahun (studi kasus di SPS Taam Annuur Kota Tasikmalaya). Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 4406–4416. https://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/3737?
Bandura, A. (2016). Social foundations of thought and action: Teori pembelajaran sosial (Edisi Terjemahan). Rajawali Pers.
Berk, L. E. (2018). Development through the lifespan (7th ed.). Pearson.
Coyne, S. M., Shawcroft, J., Gale, M., Gentile, D. A., Etherington, J. T., Holmgren, H., & Stockdale, L. (2021). Tantrums, toddlers and technology: Temperament, media emotion regulation, and problematic media use in early childhood. Computers in Human Behavior, 120,106762. https://doi.org/10.1016/j.chb.2021.106762
Coyne, S. M., Shawcroft, J., Holmgren, H., Christensen-Duerden, C., Ashby, S., Rogers, A., Reschke, P. J., Barr, R., Domoff, S., Van Alfen, M., Meldrum, M., & Porter, C. L. (2024). The growth of problematic media use over early childhood: Associations with long-term social and emotional outcomes. Computers in Human Behavior, 159, 108350. https://doi.org/10.1016/j.chb.2024.108350
Fitri, A. N., & Nailul. S. (2021). Pengaruh menonton animasi bagi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 144-149. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i2.40737
Fitzpatrick, C., Pan, P. M., Lemieux, A., Harvey, E., Rocha, F. A., & Carrier, G. C. (2024). Early-childhood tablet use and outbursts of anger. JAMA Pediatrics, 178(10), 1035-1040. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2024.2511
Flewitt, R., El Gemayel, S., Arnott, L., Gillen, J., Goodall, J., Winter, K., Dalziell, A., Liu, M., Savadova, S., & Timmins , S. (2024). Toddlers, tech and talk: Very young children's language and literacy learning at home in a post-digital age. Queen’s University Belfast, 52(1), 45–60. https://doi.org/10.23634/MMU.00636881
Izuagie, L. E. (2025). Media and social-emotional learning in 3–6-year-olds: A mixed-methods study in Nigeria. International Journal of Early Childhood. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-6551100/v1
King, J. S. H., Kang, Y. Q., Mulay, K. V., Lim, T. S. H., Chong, S. C., Tan, M. Y., Chan, Y. H., Lim, A. S. Y., & Aishworiya, R. (2024). Screen time and social-emotional skills in preschoolers with developmental, behavioural or emotional issues in Singapore. Annals of the Academy of Medicine, Singapore, 53(7), 410–419. https://doi.org/10.47102/annals-acadmedsg.2023384
Manfaatin, D., & Aulia. (2024). Pengaruh screen time terhadap perkembangan anak usia dini. Al-Muhadzab: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 18-31. https://share.google/J9T2QBaZKBuPglh7p
Muppalla, S. K., Vuppalapati, S., Pulliahgaru, A. R., & Sreenivasulu, H . (2023). Effects of excessive screen time on child development: An update review and strategies for management. Cureus, 15(6). https://doi.org/10.7759/cureus.40608
Pardede, R., & Watini, S. (2021). Dampak penggunaan gadget pada perkembangan emosional anak usia dini di TK Adifa Karang Mulya Kota Tangerang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 4728–4735. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1633?
Pebriani, N., & Darmiyanti, D. (2024). Pengaruh media sosial terhadap perkembangan anak usia dini dan tinjauan dari psikologi perkembangan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (JIPAUDI), 7(1), 101–115. https://doi.org/10.47134/paud.v1i3.556
Rahmadani, A. (2023). Perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui aplikasi TikTok. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2941–2948. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/6191
Rohmayani, M. A. (2022). Pengaruh gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun di Desa Cilame Kabupaten Bandung. Early Childhood Teacher Education, 2(2), 87-91. https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2.3832
Sari, T. A. P., Novitawati & Sulaiman. (2024). Pengaruh interaksi orang tua: Screen time terhadap kemampuan sosial emosional dan berbicara anak taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Nusantara, 5(3), 3525-3535. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1420
Situmorang, E. L., Agustin, D., Butar-Butar, R. D., Siantajani, Y., Dewi, L., Telaumbanua, F., & Waruwu, R. Y. (2021). Edukasi penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional pada anak usia dini. Real Community Service Center Journal, 4(1), 1-12. https://ojs.sttrealbatam.ac.id/index.php/coster/article/view/95
Skalická, V., Wold Hygen, B., Stenseng, F., Kårstad, S. B., & Wichstrøm, L. (2019). Screen time and the development of emotion understanding from age 4 to age 8: A community study. British Journal of Developmental Psychology, 37(3), 427–443. https://doi.org/10.1111/bjdp.12283
Swider-Cios, E., Vermeij, A., & Sitskoorn, M. M. (2023). Young children and screen-based media: The impacts on cognitive and socioemotional development and the importance of parental mediation. Child Development Perspectives, 66(2), 145–152. https://doi.org/10.1016/j.cogdev.2023.101319
Wulandari, D., & Lestari, T. (2021). Pengaruh gadget terhadap perkembangan emosi anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1689–1695. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1162
Wulandari, H., & Sary, K. (2024). Pengaruh screen time untuk anak usia dini bagi perkembangan emosi dan bahasa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(12), 304-308. https://doi.org/10.5281/zenodo.12522852
Xu, M., Liu, S., Xu, J., Zhou, Y., & Xu, L. (2025). The relationship between screen use and preschoolers' social emotional problems among highly educated migrant families: A one-year follow-up study. Journal of Pediatric Health Care, 39(2), 217–224. https://doi.org/10.1016/j.pedhc.2024.11.009
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irisya Nuruliyah, Raden Rachmy Diana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Pernyataan Lisensi
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








