Tinjauan Steam Toys Untuk Usia 3-6 Tahun dalam Pemenuhan Karakteristik dan Tumbuh Kembang Anak di Indonesia
Abstract
Mengkaji peran STEAM Toys sebagai mainan edukatif yang dirancang untuk mendukung perkembangan anak usia dini melalui pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics (STEAM). Anak usia 3-6 tahun berada pada masa emas perkembangan, dimana stimulasi yang tepat sangat diperlukan untuk mengembangkan keterampilan kognitif, motorik, sosial emosional, serta kreativitas. Berbeda dari studi sebelumnya yang cenderung bersifat umum, penelitian ini secara khusus menyoroti persepsi pengguna dan ketersediaan STEAM Toys di wilayah Tangerang, Indonesia, sebagai representasi wilayah urban dengan kepadatan tinggi dan dinamika pasar yang kompleks.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik STEAM Toys yang sesuai dengan kebutuhan anak usia 3-6 tahun, serta memahami preferensi orang tua dan penjual dalam memilih mainan edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan, wawancara semi terstruktur, studi literatur, dan penyebaran kuisioner kepada orang tua dan pelaku pasar mainan di wilayah Tangerang. Hasil menunjukkan bahwa meskipun STEAM Toys efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas anak melalui permainan yang interaktif, tingkat adopsi produk ini masih rendah akibat faktor ekonomi, keterbatasan distribusi, dan rendahnya kesadaran masyarakat.Temuan juga menunjukkan bahwa konsep Toy Library berpotensi menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan akses dan pemerataan mainan edukatif. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan desain produk dan strategi distribusi STEAM Toys yang relevan dengan konteks lokal di Indonesia.
Keywords:
Mainan STEAM, Perkembangan Anak Usia Dini, Toy Library, Desain Mainan Edukatif, Metode KualitatifDOI:
https://doi.org/10.71049/399wzn43Downloads
References
Aguilera, D., & Ortiz-Revilla, J. (2021). STEM vs. STEAM education and student creativity: A systematic literature review. Education Sciences, 11(7), 331.
Hayati, S. N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan permainan anak usia dini. Generasi Emas, 4(1), 52-64.
Imamah, Z., & Muqowim, M. (2020). Pengembangan kreativitas dan berpikir kritis pada anak usia dini melalui metode pembelajaran berbasis STEAM and loose part. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 263-278.
Komis, V., Karachristos, C., Mourta, D., Sgoura, K., Misirli, A., & Jaillet, A. (2021). Smart toys in early childhood and primary education: A systematic review of technological and educational affordances. Applied Sciences, 11(18), 8653. https://doi.org/10.3390/educsci13050490
Melly, Elvira., Elok. F. A & Syamsir Sainuddin., (2022). Model Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di Kota Malang, Volume 4 No. 1, 2022 (13-20), DOI: https://doi.org/10.18860/pres.v4i1.18007
ODIBO, A. (2024). STEM education in early years: Challenges and opportunities in changing teachers’ pedagogical strategies in Delta State. International Journal of Education and Evaluation (IJEE), 10(3), 217-226.
Riawati, E., Rosadi, K. I., & Mahluddin, M. (2022). Penerapan Pembelajaran Science Technology Engineering and Mathematics (STEM) dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Anak Usia Dini. Journal of Educational Research, 1(2), 273-298.
Saracho, O. N., & Spodek, B. (Eds.). (2013). Handbook of research on the education of young children (p. 462). New York, NY: Routledge.
Silva-Hormazábal, M., & Alsina, Á. (2023). Exploring the Impact of Integrated STEAM Education in Early Childhood and Primary Education Teachers. Education Sciences, 13(8), 842. https://doi.org/10.3390/educsci13080842
Veronica, N. (2018). Permainan edukatif dan perkembangan kognitif anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 49-55.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marsnata Kurniawan, Junaidi S (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Pernyataan Lisensi
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







