Persepsi Guru Tentang Bermain Peran Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia Dini
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bermain peran terhadap peningkatan kepercayaan diri anak usia dini. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif yang tidak memerlukan jumlah responden yang banyak, tetapi lebih menekankan pada kedalaman informasi dan pemahaman konteks secara menyeluruh. Subjek terdiri dari satu guru dan enam anak usia 3-5 tahun di kelas kecil, pemilihan subjek juga mempertimbangkan keterbatasan jumlah siswa di lembaga serta peran sentral guru sebagai wali kelas. Jumlah yang terbatas, peneliti dapat lebih fokus mengamati perubahan perilaku anak serta menggali pandangan guru secara reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal kegiatan, sebagian besar anak merasa tidak percaya diri, bingung, dan pasif dalam mengikuti permainan peran. Setelah beberapa kali mengikuti kegiatan, anak-anak mulai menunjukkan keberanian berbicara, inisiatif, dan partisipasi aktif. Peningkatan kepercayaan diri anak terlihat dari skor angket yang naik secara signifikan dari rata-rata 20,5 menjadi 26,8. Temuan ini diperkuat oleh pernyataan guru bahwa sekitar 80% anak mengalami perubahan kepercayaan diri, di mana guru mencatat dan mengamati perilaku anak dalam sutuasi sosial, seperti keberanian mengemukakan pendapat dan berinteraksi dengan teman sebaya. Hasil ini sejalan dengan teori self-efisiensi Bandura, teori perkembangan psikososial Erikson, serta konsep Zone of Proximal Development dari Vygotsky. Metode bermain terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri anak sia dini dan dapat dijadikan strategi pembelajaran rutin di lembaga PAUD. Metode keefektifan ini terletak pada kemampuan untuk meciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memberikan kesempatan bagi anak untuk berekspresi secara bebas.
Keywords:
Anak Usia Dini, Bermain Peran, Kepercayaan Diri, Pandangan GuruDOI:
https://doi.org/10.71049/fm4egs45Downloads
References
Amelya, A., Fitriani, Y., & Nuroniah, P. (2024b). Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bermain Peran. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 459–470. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i1.577
Astana, A. C., Clara, T. R., Pranidhi, D., Tinggi, S., Buddha, A., & Jakarta, N. (2023). 3 1,2,3. 4, 85–92.
Brummelman, E., & Sedikides, C. (2020). Raising Children With High Self-Esteem (But Not Narcissism). Child Development Perspectives, 14(2), 83–89. https://doi.org/10.1111/cdep.12362
Cleviandra, N. A., Sjamsir, H., & Pertiwi, A. D. (2025). Aulad : Journal on Early Childhood Penerapan Bermain Peran Dalam Mengembangkan Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun. 8(1), 419–428. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.1018
Febrianti, S. D. A. (2021). Menstimulasi Tingkat Kepercayaan Diri Pada Anak Dengan Metode Bermain Peran. AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 1–18. https://doi.org/10.24260/albanna.v1i1.277
Harianja, A. L., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Bermain Peran. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4871–4880. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5159
Inten, D. N. (2017). Pengembangan Keterampilan Berkomunikasi Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran. Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(1), 109–120. https://doi.org/10.29313/mediator.v10i1.2712
Jazilatur, R. (2018). Pembentukan Kepercayaan Diri Anak Melalui Pujian. Martabat: Jurnal Perempuan Dan Anak, 2(1), 118–134.
Khoerunnisa, N. (2015). Optimalisasi Metode Bermain Peran Dengan Menggunakan Alat Permainan Edukatif Dalam Mengasah Percaya Diri Anak Usia Dini. Lentera, XVIII(1), 77–91.
Mahyuddin, M. J. (2016). Model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 2(1), 1. https://doi.org/10.26858/jpkk.v2i1.2065
Nikmah, F., Izzati, U. A., & Darminto, E. (2022). Penerapan Metode Bermain Peran Berbasis Profesi Untuk Meningkatkan Kemandirian Dan Rasa Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, Dan Agama, 8(1), 295–308. https://doi.org/10.53565/pssa.v8i1.487
Oli Mora Otasia. (2022). Analisis Penanaman Karakter Percaya Diri Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bermain Peran Di Tk Al-Amanah. Ta Dib Jurnal Pendidikan Islam, 1–150. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/tadib/article/view/12370%0Ahttps://ejournal.unisba.ac.id/index.php/tadib/article/download/12370/4890
Rahayu, D. P. (2021). Every child will experience a period of growth which is usually called the golden age . During this period , children will experience exponential growth in almost all aspects of their development , including cognitive aspects . Giving children the right s. Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan, Dan Gizi Anak Usia Dini, 2(1), 49–56.
Rahman, M. M. (2013). KEPERCAYAAN DIRI PADA ANAK USIA DINI A . Pendahuluan Pendidikan anak usia dini telah banyak berkembang di masyarakat , baik yang ditumbuhkembangkan oleh instansi pemerintah maupun oleh masyarakat . Misalnya , Bina Keluarga Balita yang dikembangkan oleh BK. Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 1–16.
Sastra, C. J., Di, P., & Insan, K. (2025). UPAYA GURU MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ( SOCIAL SKILL ) ANAK USIA 5-6 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN CALAKAN : Jurnal Sastra , Bahasa , dan Budaya. 1(1), 56–68.
Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49
Tanjung, Z., & Amelia, S. (2017). Menumbuhkan Kepercayaan Diri Siswa. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 2(2), 2–6. https://doi.org/10.29210/3003205000
Utami, R. W. T., Hanafi, M., & Kriswoyo, P. G. (2017). Pengaruh Metode Bermain Peran Terhadap Peningkatan Percaya Diri Pada Anak Usia Pra Sekolah (4-5 Tahun) Di Pendidikan Anak Usia Dini Insan Harapan Klaten. The Soedirman Journal of Nursing), 12(2), 84–92.
Wardani, I. K., Hafidah, R. ., & Dewi, N. K. (2021). Hubungan antara Peran Guru dengan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Kumara Cendekia, 9(4), 225. https://doi.org/10.20961/kc.v9i4.54845
Yunifia, R. N., & Wardhani, J. D. (2023). Efektifitas Bermain Peran terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2163–2176. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4191
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nabila Andini, Dwi Undayasari, Yunus Abidin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)
Pernyataan Lisensi
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







